Selasa, 06 Juli 2021

 

CERITA DALAM MENGGAPAI KESUKSESAN

Nama saya adalah Silfia Bulan Utami. Saya sekarang sedang melanjutkan kuliah di salah satu kampus di Samarinda. Saya mempunyai seorang teman satu kampus yaitu Sinta sama Novi. Mereka adalah teman yang selalu ada dalam hidup aku baik suka maupun duka dalam hidup saya.Sebelum berangkat ke kampus saya menghubungi sinta sama novi untuk berangkat bareng ke kampus.Saat itu, saya pergi ke kos sinta dulu yang selanjutnya kita berangkat bareng bersama novi menuju ke kampus. Setelah selesai kuliah tiba-tiba dosen memanggil saya untuk mengikuti lomba essay.Perasaan saya kaget karena baru pertama kalinya ikut lomba essay.

 

Pada saat itu perasaan saya ada rasa senang dan rasa kurang percaya diri dikarenakan beberapa faktor.Positifnya saya mendapatkan pengalaman dari lomba essay itu sendiri tapi di sisi lain ada faktor tidak bisa memberikan prestasi kepada kampus serta dosen yang sudah menunjuk saya untuk mengikuti kompetisi ini karena mereka percaya bahwa saya mampu memberikan prestasi untuk kampus.Saya awalnya bingung harus melangkah seperti apa awalnya untuk memikirkan langkah apa yang harus saya ambil. Akhirnya saya memutuskan untuk menceritakan kepada teman satu kampus. Akan tetapi,solusi yang diberikan oleh teman saya masih belum membuat saya bisa mengambil keputusan karena hati saya merasa masih ambigu harus mengambil keputusan seperti apa nantinya.. Setelah beberapa saya berpikir siapa orang yang menjadi tempat untuk memberikan solusi untuk keputusan yang ingin saya ambil adalah menceritakan permasalahan aku kepada temanku yang sekarang sedang kuliah di malang yaitu ahmad yang sebelumnya kita kenal lewat media sosial pada saat mendaftar untuk beasiswa dan akhirnya saling kenal satu sama lain untuk menceritakan permasalahan yang sedang saya hadapi saat ini.

Bulan : “Assalamualaikum Ahmad”

Ahmad : “Waalaikumsalam lan “

Bulan : “Kamu hari ini sibuk gak? Ada yang ingin aku ceritain ke kamu.

Ahmad : “Gak sibuk kamu mau cerita apa lan?

Bulan :”Aku bingung karena aku ditunjuk untuk mewakili kampus dalam kompetisi essay yang dimana itu pertama kalinya aku mengikuti ajang tersebut sehingga membuat saya bingung harus bagaimana apakah saya tetap ikut kompetisi itu atau harus mengundurkan diri dari kompetisi tersebut.Jika kamu sekarang diposisi aku apa keputusan yang akan kamu ambil”?

Ahmad memberikan solusi kepadaku terhadap permasalahan yang sekarang sedang saya alami yang akhirnya membuat saya bisa mengambil keputusan seperti apa yang harus saya ambil

Ahmad : “Kalau menurutku jika sekarang aku berada di posisi kamu aku akan tetap mengikuti lomba tersebut.Mengapa saya memutuskan untuk ikut dikarenakan ada beberapa hal salah satunya adalah pertama suatu prestasi tersendiri bagi kita karena ditunjuk untuk mewakili kampus dalam kompetisi besar diluar kampus yang sedang kamu ikuti yaitu lomba essay. Kedua mengapa jika saya berada di posisi kamu yaitu bisa dijadikan pengalaman berharga bagi kita pribadi disebabkan dalam kompetisi tersebut kita bisa belajar,lebih bisa mempoles kemampuan dalam menulis kita, dan bisa menjadi momen yang tidak akan terlupakan serta juga bisa menata mental kita dalam menghadapi dunia baru setelah kuliah  dengan mengikuti kompetisi besar di luar kampus karena bisa mengenal orang-orang baru yang sebelumnya belum kita kenal. ”.

Bulan : “Jadi keputusan yang harus aku ambil adalah tetap aku ikuti ya ahmad?”

Ahmad : “ Ya lan sebagai pengalaman untuk kamu nanti akan sangat berguna setelah kamu menyelesaikan dalam dunia perkuliahan .”

Bulan : “Alhamdulillah setelah bercerita sama kamu aku sudah mengambil keputuskan untuk tetap mengikuti lomba essay. Makasih ya ahmad telah mau mendengarkan curhatanku serta memberikan solusi keputusan apa yang harus aku ambil nantinya”.

Ahmad : “Sama-sama lan”.

Akhirnya aku berpikir bahwa kita sebagai manusia pasti akan mengalami sebua kebimbangan hati dalam memutuskan sesuatu karena perlu pertimbangan yang matang sehingga keputusan yang akan kita ambil tidak salah. Oleh karena itu, jika kita dalam mengambil keputusan jika belum menemukan solusinya akan lebih baik jika langsung minta bantuan kepada orang terdekat dalam hidup kita sehingga bisa jadi orang terdekat kita bisa memberikan solusi dalam keputusan yang harus kita ambil tidak menjadi salah satu keputusan yang akan membuat kita menyesal karena keputusan yang kita ambil sebelumnya ternyata merugikan diri kita sendiri.Hal ini menunjukan bahwa kita sebagai manusia diciptakan tidak bisa hidup sendiri perlu adanya orang disamping kita karena manusia itu adalah makhluk sosial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Persahabatan yang Berakhir Tragis

Dulu kita selalu bersama-sama, menghabiskan waktu bersama. Kita selalu lupa waktu jika sedang bersama. Kadang itu yang membuat Ibuku tak su...